by

Kata Sapa Pro Player Ga Punya Tim Esport Sendiri? Nih 5 Pro Player Yang GGWP

Panggung esports adalah tempat bagi pro player untuk bersinar. Nama mereka bisa semakin besar dengan banyaknya turnamen yang diikuti.

Meski ada banyak pro player yang pensiun sebagai pemain, bukan berarti mereka benar-benar meninggalkan skena kompetitif yang sudah membesarkan namanya.

Pasalnya, meski sudah pensiun sebagai pemain, beberapa pro player ternyata memutuskan untuk membuat tim esports miliknya sendiri, loh!

Nah, kali ini mimin bakal mengulas deretan pro player yang bikin tim esports sendiri. Yuk, simak pembahasan selengkapnya di bawah ini!

1. Dendi

Legenda Dota 2, Danil “Dendi” Ishutin mengumumkan tim besutannya yang bernama B8. Tim ini didirikan pada Januari 2020 silam.

Pro player Dota 2 terbaik yang menjadi juara dunia The International 2011 ini sempat membela tim Na’Vi selama delapan tahun.

Setelah kemenangan terbesarnya di ajang TI1, Dendi memilih untuk berpisah dengan tim tersebut. Ia juga sempat memperkuat tim Tigers dan The Pango.

Sempat menghilang dari pro scene, Dendi kembali dengan tim esports Dota 2 besutannya, B8, bersama dengan beberapa pemain veteran CIS.

2. KuroKy

Usai gelaran The International 2019, Team Liquid memberi kabar mengejutkan. Sang kapten, Kuro “KuroKy” Salehi Takhasomi resmi berpisah dengan timnya tersebut.

KuroKy bersama beberapa roster Team Liquid lainnya berencana membuat organisasi sendiri, tanpa terikat dengan organisasi esports besar tim sebelumnya.

Pada November 2019, KuroKy resmi mengumumkan tim barunya, yakni Team Nigma, yang siap mewarnai ajang bergengsi di skena esports Dota 2.

Bersama mantan roster Team Liquid, yakni MinD_Control, Miracle, dan w33, Team Nigma berhasil menjuarai ajang WePlay! Tug of War: Mad Moon pada Februari 2020.

3. Ikamil

Sebelum terjun ke dunia esports, Ibrahim Kamila alias Ikamil sempat menjadi joki pada game Arena of Valor. Kemampuannya memang tidak diragukan.

situs bandar judi slot online

Buktinya, Ikamil dilirik oleh tim-tim besar untuk menjadi roster mereka, misalnya Saudara Esports (SES) dan RRQ pada tahun 2018 lalu.

Kini, pemain yang punya bisnis voucher game ini memiliki tim esports Free Fire besutannya bernama ELVO bersama rekannya Andrew Tobias.

ELVO menjuarai final kualifikasi Barat pada Piala Presiden Esports 2020. ELVO kemudian terpilih sebagai salah satu wakil Indonesia di ajang Piala Presiden Esports 2020.

4. Daylen Reza

Pada 2017, sebelum menjamurnya tim esports Mobile Legends, Daylen Reza sudah membentuk tim Saints Indo yang menjadi salah satu skuad terkuat di Indonesia.

Di tahun yang sama, Saints Indo di bawah ajaran Daylen berhasil meraih titel juara pada ajang Mobile Legends Southeast Asia Cup (MSC).

Dari sinilah muncul nama-nama pemain profesional, seperti Jess No Limit dan Oura yang lebih terkenal saat bergabung dengan EVOS Esports.

Kini, Saints Indo ridak hanya mempunyai skuad Mobile Legends. Tim ini juga sudah membuka divisi Call of Duty, Dota 2, PUBG Mobile, Chess Rush, Free Fire, dan FIFA.

5. Eiduart

Sebelum penisun dari ranah kompetitif, Eiduart sempat menjadi pro player Mobile Legends yang membela beberapa tim besar seperti Bigetron dan ONIC Esports.

Ia juga sempat membentuk tim REVO yang berisikan pemain lama, yaitu Donkey dan Emperor. Mereka pun bertanding di ajang Piala Presiden Esports 2019.

Saat REVO bubar pada tahun 2019, Eiduart pun membentuk tim asuhannya sendiri, yakni SIREN Esports. Ia juga sekaligus menjadi coach di tim esports besutannya.

SIREN pun berhasil memperlihatkan prestasinya dengan lolos ke babak semifinal gelaran Mobile Legends Developmental League (MDL) Season 1.

Nah itu tadi kelima Pro Player yang sudah nyatakan diri pensiun tapi tetap eksis dengan cara membangun tim nya sendiri , gimana nih sahabat kasut ? tertarik juga seperti mereka ? yuk isi kolom komentar kita diskusi mana tahu bisa jadi kenyataan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed