by

Makin Banyak E-Sports Masuk Ajang Olimpiade , Menarik ? Yuk Buruan Daftar !!!

The International Olympic Committee (IOC) bekerja sama dengan 5 Federasi Olahraga Internasional dan juga publisher game untuk menghasilkan Olympic Virtual Series (OVS), yang merupakan acara olahraga virtual pertama berlisensi Olympic.

Olympic Virtual Series akan berlangsung menjelang Olimpiade Tokyo 2020, yaitu 13 Mei sampai 23 Juni 2021.

Setelah debut sebagai cabang olahraga eksibisi di Asian Games 2018, e-sport bakal resmi menjadi cabang olahraga (cabor), yang pertama kali akan dipertandingkan di ajang Asian Games 2022 di Guangzhou, China. Kabar ini disampaikan oleh panitia penyelenggara Asian Games Guangzhou, melalui akun media sosial mereka baru-baru ini. Sebagaimana dihimpun KABELKUSUT dari CGTN (16/12/20), kabar ini menyusul keputusan Dewan Olimpiade Asia (OCA) yang menyetujui proposal yang diajukan oleh panitia penyelenggara Asian Games 2022 pada Pertemuan Majelis Umum Dewan Olimpiade Asia ke-39 di Muscat, Oman.

OVS akan memobilisasi para penggemar esports dan game virtual di seluruh Dunia untuk menjangkau audiens Olimpiade yang baru.

Hal ini sekaligus mendorong pengembangan olahraga fisik dan non fisik sejalan dengan rekomendasi IOC dalam Agenda Olimpiade 2020 + 5.

Presiden IOC Thomas Bach menyampaikan “Olympic Virtual Series adalah pengalaman Olimpiade baru secara digital dan unik yang bertujuan untuk menumbuhkan keterlibatan langsung dengan audiens baru di bidang olahraga virtual”.

Berikut ini 5 Federasi Olahraga, game serta publisher yang akan menjadi bagian dari Olympic Virtual Series:

  • World Baseball Softball Confederation (WBSC) – eBaseball Powerful Pro Baseball 2020, Konami Digital Entertainment
  • Union Cycliste Internationale (UCI) – Zwift, Zwift inc.
  • World Rowing – Open format
  • World Sailing – Virtual Regatta, Virtual Regatta SAS
  • Fédération Internationale de l’Automobile (FIA) – Gran Turismo, Polyphony Digital

OVS menjadi panggung untuk menghubungkan dunia olahraga fisik dengan komunitas permainan olahraga virtual, memberikan kesempatan untuk terlibat dengan Gerakan Olimpiade.

situs bandar judi slot online

Setiap Federasi akan menawarkan acara yang sesuai dalam format yang memaksimalkan partisipasi massa online dan memprioritaskan inklusivitas dan partisipasi di OVS.

Kelima acara OVS akan memiliki bentuk dan konsep yang berbeda, dan akan beroperasi melalui platform dari masing-masing publisher, dimana peserta dapat mengambil bagian.

Penggemar akan memiliki kesempatan untuk terlibat dan mengikuti acara di Saluran Olimpiade.

Informasi tambahan tentang cara berpartisipasi, hadiah yang diperebutkan di setiap acara, akan segera diumumkan. Informasi juga akan tersedia secara online di www.olympicchannel.com.

Peluncuran OVS pertama kali mendukung Strategi Digital IOC dan bertujuan untuk meningkatkan popularitas olahraga virtual serta menumbuhkan hubungan langsung dengan generasi muda.

Esports tidak hanya berkembang sebagai industri, competitive gaming juga kini menjadi semakin diakui sebagai olahraga. Pada tahun lalu, Indonesia sebagai tuan rumah Asia Games menggelar eksibisi pertandingan esports. Sementara pada tahun ini, esports menjadi salah satu cabang olahraga bermedali. Esports bahkan menyumbangkan dua medali perak untuk Indonesia. Pada tahun depan, pertandingan esports dari Street Fighter dan Rocket League akan menjadi acara pembuka Olimpiade 2020. Karena itu, tidak heran jika sebagian orang percaya, hanya masalah waktu sebelum esports menjadi bagian dari Olimpiade.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed